Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga

Kali ini kami akan ulas perihal Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga. Prana yakni kekuatan vital atau energi hidup yang memberikan kehidupan bagi semua alam semesta, termasuk kehidupan manusia. Padahal pranayama merupakan sistem untuk mengakses prana yang ada di dalam tubuh dan kehidupan lainnya di semua alam.

Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga

Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga

Ambil posisi duduk dengan perawakan yoga dan saling berhadapan dengan pasangan. Bersama-sama lakukan latihan pranayama di bawah ini.

1. Belly breath pranayama (pernapasan “perut”)

Kaidah pernafasan: tarik dan buang napas selalu lewat hidung. Fungsinya untuk menstimulus cakra pusar, melatih diafragma, melatih udara masuk ke paru-paru bagian bawah, memijat cara pencernaan dan liver.

Langkah-langkahnya

  • Duduk dalam satu posisi duduk yoga.
  • Usahakan tulang punggung tegak secara wajar.
  • Letakkan tangan di paha, lalu wujud chin mudra. Apabila belum terbiasa, jalin tangan, lalu sentuhkan ke komponen pusar.
  • Tarik napas sambil menggembungkan perut (diafragma turun ke bawah). Usahakan dada dan pundak tidak ikut naik.
  • Embuskan nafas sambil menarik perut ke dalam.
  • Lakukan sebanyak sepuluh kali.

Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga

2. Dhirga svasam pranayama (pernapasan yoga secara total)

Kaidah pernapasan: tarik dan buang napas selalu melalui hidung; kuasai terutama dahulu belly breath sebelum memulai dhirga svasam. Fungsinya untuk menarik oksigen dan prana lebih banyak ke dalam tubuh, merilekskan pikiran, lebih mudah memandu masuk pikiran ke zona gelombang alpha (rileks, tetapi konsisten awas).

Langkah-langkahnya

  • Duduk dalam satu posisi duduk yoga.
  • Usahakan tulang punggung tegak secara wajar, leher jangan membungkuk.
  • Letakkan tangan di paha, lalu wujud chin mudra. Jika belum terbiasa. satu tangan menyentuh perut. lalu tangan lainnya menyentuh tengah-tengah dada.
  • Tarik nafas dan rasakan napas mengalir membuat perut menggembung, lalu dada naik dan bahu terangkat. Dengan demikian, paru-paru diisi secara penuh diawali dari paru-paru bagian bawah, lalu paru-paru komponen atas. Ketika semua bagian paru-paru telah terisi penuh, embuskan napas sambil menarik perut ke dalam terutamanya dulu, lalu turunkan dada dan bahu pelan-pelan.
  • Lakukan sebanyak sepuluh kali.

Belly breath dan dhirga svasam yakni pernapasan dasar yang seharusnya dikuasai oleh segala yogi pemula. Kuasai terlebih dulu keduanya sebelum melangkah ke teknik lebih lanjut.

Berapa lama durasi menarik dan membuang nafas? Untuk pemula, lamanya tak perlu dipandang. Tetapi ketika sudah mulai terbiasa dengan teknik di atas, usahakan tarik-buang dengan kaidah 4-8 atau 5-10. Artinya, tarik napas 4 hitungan dan membuang nafas 8 hitungan. Membuang nafas senantiasa diusahakan lebih panjang daripada menarik nafas. Ini disebabkan di ujung embusan nafas yang lebih lama ketimbang tarikannya, paru-paru siap menarik udara dengan volume lebih banyak dari yang semula kita tarik.

Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga

3. Kapalabhati pranayama

Ini yakni teknik bernapas yang tak direkomendasikan untuk pemula. Kaidah pernafasan: tarik dan buang napas selalu via hidung dan dijalankan dengan pesat; Mohon kuasai terutamanya dulu belly breath dan dhirga svasam sebelum mengawali kapalabhati.

Fungsinya untuk membersihkan paru-paru, melatih mental keberanian, mengambil keputusan dengan cepat dan pas, bisa mengurangi gejala asma, membuat badan menjadi hangat, gigih, dan bervitalitas tinggi.

Langkah-langkahnya

  • Disarankan duduk dalam posisi virasana.
  • Format chin mudra di kedua tangan.
  • Tarik napas kencang dan buang nafas secara kuat dan dihentak. Ketika buang napas dengan pesat. perut ditarik ke dalam dengan kencang pula, jangan malahan sebaliknya dikembungkan dengan pesat. Lalu, usahakan dada tak bergerak. Jangan pikirkan bagaimana nafas masuk dengan kencang, tapi pikirkan bagaimana caranya agar kencang membuang nafas hal yang demikian.
  • Lakukan sebanyak 40-50 kali.

Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga

4. Ujjayi pranayama

Ini yakni versi advance dari dhirga svasam. Kaidah pernapasan: tarik dan membuang napas senantiasa melalui hidung; dikala membuang napas lewat hidung, getarkan pangkal tenggorokan sehingga terdengar bunyi dari tenggorokan.

Fungsinya untuk menenangkan pikiran, meningkatkan fokus, menguatkan otot perut, menyembuhkan sakit leher, suara serak, dan gangguan pernapasan. Langkahnya: Lakukan seperti dalam pedoman dhirga svasam. Cuma saja, dikala membuang napas getarkan pangkal tenggorokan.

Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga

5. Sitali pranayama (pernafasan lidah)

Ini dikerjakan sesudah kapalabathi. Fungsinya untuk menurunkan suhu tubuh, menyejukkan pikiran, rileks, mewujudkan tubuh bendung haus dan lapar untuk jangka waktu sebagian ketika (pantas bagi mereka yang berpuasa).

Langkah-langkahnya :

  • Gulung lidah dari samping ke tengah membentuk pipa.
  • Tarik nafas dalam perlahan melewati ‘pipa’ lidah, tahan nafas sejenak, lalu masukkan lidah dan telan ludah.
  • Membuang nafas dari hidung.
  • Lakukan sebanyak sepuluh kali.

Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga

6. Sitkari pranayama (pernafasan gigi)

Bagi yang tidak bisa menggulung lidah (ini karena unsur genetika), sebagai gantinya yaitu dengan melakukan sitkari. Langkah-langkahnya:

  • Katupkan gigi atas dan bawah, lalu posisikan lidah di pertemuan gigi atas dan bawah hal yang demikian.
  • Tarik napas dalam dari antara celah-celah gigi (memunculkan bunyi), tutup mulut sambil menahan nafas dan menelan air air liur.
  • Buang napas dari hidung.

Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga

7. Naddis suddhi (naddis shodan)

Dalam sebagian kebiasaan yoga disebut anuloma viloma atau pernapasan pilihan. Kaidah pernafasan: tarik dan membuang napas senantiasa via hidung. Fungsinya membersihkan nadi ida dan nadi pinggala, mempertinggi kekuatan konsentrasi, menumbangkan kegugupan, menuntaskan insomnia, mengeluarkan kotoran di tubuh astral manusia.

Langkah-langkahnya:

  • Tutup lubang hidung kanan dengan jempol tangan kanan dengan sistem menekan cuping (sisi hidung) kanan.
  • Buang napas terutama dahulu dari lubang hidung kiri lalu tarik napas dalam via lubang hidung kiri lalu bendung nafas sambil tutup lubang hidung kiri dengan jari kelingking menekan cuping kiri. Pada posisi bendung napas ini, segala lubang hidung tertutup.
  • Lepaskan jempol dari cuping kanan sambil embuskan napas. Jari kelingking tetap menutup lubang hidung kiri.
  • Tarik nafas lagi dari lubang hidung kanan, tahan nafas dengan menutup segala lubang hidung. Lepaskan jari kelingking dari cuping kiri sambil embuskan napas. Jari jempol tetap menutup lubang hidung kanan. Ini dihitung sebagai satu putaran.
  • Lakukan sebanyak lima kali.

Demikian informasi perihal Beberapa Jenis Pranayama dalam Yoga , kami harap artikel kali ini mencerahkan kalian. Kami berharap artikel ini disebarluaskan biar semakin banyak yang mendapat manfaat.

Referensi:

Ternyata belajar internet itu mengasyikan, apalagi bisa punya penghasilan 20 jutaan per bulan... rasanya gimana gitu... Tapi gimana cara belajarnya?? Klik gambar di bawah untuk dapat solusinya

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *